A.
Perkembangan
Sosial, Ekonomi, dan Budaya Manusia Purba di Indonesia
1.
MASA BERBURU
DAN MERAMU (food gathering)/MENGUMPULKAN MAKANAN
a) Kehidupan
Sosial
· Pada
masyarakat food gathering, mereka sangat menggantungkan diri pada alam. Dimana
daerah yang mereka tempati harus dapat memberikan persediaan yang cukup untuk
kelangsungan hidup. Oleh karena itu mereka selalu berpindah-pindah.
Sebab mereka hidup
berpindah-pindah adalah sebagai berikut:
a. Binatang
buruan dan umbi-umbian semakin berkurang di tempat yang mereka diami.
b. Musim
kemarau menyebabkan binatang buruan berpindah tempat untuk mencari sumber air
yang lebih baik.
c. Mereka
berusaha menemukan tempat dimana kebutuhan mereka tersedia lebih banyak dan
mudah diperoleh.
· Mereka masih
hidup mengembara. Tempat tinggal sementara di gua-gua. Ada pula kelompok yang
tinggal di daerah pantai
· Mencari
makanan berupa binatang buruan dan tumbuh-tumbuhan liar di tepi sungai atau
danau. Mereka mencari kerang sebagai makanannya.
· Mereka hidup
dalam kelompok-kelompok kecil untuk memudahkan pergerakan dalam mengikuti
binatang buruan/ mengumpulkan makanan.
· Dalam
kelompok-kelompok tersebut terdapat pembagian tugas kerja. Laki-laki pada
umumnya melakukan perburuan. Sementara itu, para wanita mengumpulkan bahan
makanan seperti buah-buahan dan merawat anak. Mereka yang memilih dan meramu
makanan yang akan di makan.
· Hubungan
antar anggota sangat erat, mereka bekerjasama untuk memenuhi kebutuhan hidup
serta mempertahankan kelompok dari serangan kelompok lain ataupun dari binatang
buas.
· Populasi
pertumbuhan penduduk sangat kecil karena situasi yang berat, dengan peralatan
yang masih sanagat primitif membuat mereka tidak dapat selamat dari berbagai
bahaya.