Muncul dan Berkembangnya Agama Hindu-Budha


STANDAR KOMPETENSI
Menganalisis perjalanan bangsa Indonesia pada masa negara-negara tradisional

KOMPETENSI DASAR
Menganalisis pengaruh perkembangan agama dan kebudayaan Hindu-Buddha terhadap masyarakat di berbagai daerah di Indonesia

INDIKATOR
1.      Memerinci kemunculan, perkembangan, kemunduran agama Hindu di India
2.      Memerinci kemunculan, perkembangan, kemunduran agama Budha di India
3.      Menganalisis kehidupan Sang Budha dan kemunculan agama Budha melalui film "Life of Budha"
4.      Menelaah persamaan dan perbedaan agama Hindu-Budha
5.      Menganalisis teori-teori tentang proses masuk dan berkembangnya agama Hindu-Budha di Indonesia
6.      Membuat paper mengenai perkembangan agama Hindu-Budha pada salah satu daerah di Indonesia

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS


KEHIDUPAN MASYARAKAT INDONESIA

MASA NEOLITIKUM




Zaman pra aksara dibagi menjadi 2 (dua), yaitu:

1.   zaman batu, dan

2.   zaman logam.

Pembagian itu didasarkan pada alat - alat atau hasil kebudayaan yang mereka ciptakan untuk memenuhi kebutuhan hidup dan kehidupannya. Secara skematis, pembagian zaman pra aksara dapat digambarkan sebagai berikut:



Zaman Neolitikum biasa juga dikenal dengan sebutan Zaman Batu Muda. Zaman batu muda diperkirakan berlangsung kira-kira tahun 2000 SM. Di Indonesia, zaman Neolitikum dimulai sekitar 1.500 SM. Perkembangan kebudayaan pada zaman ini sudah sangat maju. Dalam zaman ini, alat yang dihasilkan sudah bagus. Meskipun masih terbuat dari batu, tetapi pada semua bagiannya telah dihaluskan dan persebarannya telah merata di seluruh Indonesia. Menurut Dr. R. Soekmono, Kebudayaan ini lah yang menjadi dasar kebudayaan Indonesia sekarang. Boleh dikatakan bahwa neolithikum itu adalah suatu revolusi yang sangat besar dalam peradaban manusia. Perubahan besar ini ditandai dengan berubahnya peradaban penghidupan food-gathering menjadi food-producing. Manusia yang hidup pada zaman ini adalah bangsa Proto Melayu. Seperti suku Nias, suku Toraja, suku Sasak dan Suku Dayak

Cara hidup untuk memenuhi kebutuhan hidupnya mengalami perubahan pesat dari cara food gathering menjadi food producting, yaitu dengan cara bercocok tanam dan memelihara ternak. Pada masa itu, manusia sudah mulai menetap di rumah panggung untuk menghindari bahaya binatang buas serta mulai membuat lumbung – lumbung guna menyimpan padi dan gabah. Tradisi seperti ini masih ditemukan di Badui, Banten. Masyarakat Baduy di sana begitu menghargai padi yang dianggap pemberian Nyai Sri Pohaci. Mereka tak perlu membeli beras dari pihak luar karena menjualbelikan padi dilarang secara hukum adat. Mereka rupanya telah mempraktikkan swasembada pangan sejak zaman nenek moyang.

Peralatan mereka terbuat dari batu yang sudah diasah sempurna, dalam bentuk kapak-kapak persegi yang telah diberi hiasan yang indah sesuai dengan perkembangan seni pada waktu itu. Namun, bukan berarti semua peralatan mereka berbentuk kapak. Alat-alat lain juga ada dalam berbagai macambentuk dan jenis, besar maupun kecil, untuk memenuhi macam-macam keperluan. Semua alat-alat itu digunakan dengan tangkai, seperti kapak, tombak.

Para ahli menganggap telah terjadi suatu revolusi dalam kehidupan manusia. Revolusi yang dimaksud adalah terjadinya perubahan sifat kehidupan dari mengumpulkan makanan dan mengandalkan seluruh kebutuhan hidupnya pada apa yang telah tersedia di hutan (food gathering) ke usaha mengolah dan menghasilkan sendiri seluruh kebutuhan hidupnya (food producing).



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

DI/TII

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

ASAL USUL NENEK MOYANG BANGSA INDONESIA


ASAL USUL NENEK MOYANG BANGSA INDONESIA


A.    Ras di Dunia
Dari mana asal nenek moyang bangsa Indonesia? Untuk menjawab pertanyaan itu terlebih dulu kita perlu mengetahui mengenai ras-ras di dunia.
Terkadang orang menganggap ras sama degan suku bangsa padahal keduanya berbeda. Ras itu sendiri merupakan penggolongan bangsa berdasarkan ciri-ciri fisik rumpun bangsa. Sedangkan, Suku Bangsa merupakan kesatuan sosial yang dapat dibedakan dari kesatuan sosial lain berdasarkan kesadaran akan identitas perbedaan kebudayaan khususnya bahasa. Ras itu sendiri menurut para ahli diturunkan secara genetik yang akan membedakan satu kelompok dengan kelompok yang lain. Menurut Ralph Linton terdapat 4 ras besar di dunia, antara lain.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Kehidupan Manusia Di Gua-gua


Sebuah gambaran kehidupan manusia pra sejarah, yang hidup di gua-gua.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

KEHIDUPAN MANUSIA PURBA





A.    Perkembangan Sosial, Ekonomi, dan Budaya Manusia Purba di Indonesia
1.      MASA BERBURU DAN MERAMU (food gathering)/MENGUMPULKAN MAKANAN
a)     Kehidupan Sosial
·   Pada masyarakat food gathering, mereka sangat menggantungkan diri pada alam. Dimana daerah yang mereka tempati harus dapat memberikan persediaan yang cukup untuk kelangsungan hidup. Oleh karena itu mereka selalu berpindah-pindah.
Sebab mereka hidup berpindah-pindah adalah sebagai berikut:
a.      Binatang buruan dan umbi-umbian semakin berkurang di tempat yang mereka diami.
b.      Musim kemarau menyebabkan binatang buruan berpindah tempat untuk mencari sumber air yang lebih baik.
c.       Mereka berusaha menemukan tempat dimana kebutuhan mereka tersedia lebih banyak dan mudah diperoleh.
·   Mereka masih hidup mengembara. Tempat tinggal sementara di gua-gua. Ada pula kelompok yang tinggal di daerah pantai
·   Mencari makanan berupa binatang buruan dan tumbuh-tumbuhan liar di tepi sungai atau danau. Mereka mencari kerang sebagai makanannya.
·   Mereka hidup dalam kelompok-kelompok kecil untuk memudahkan pergerakan dalam mengikuti binatang buruan/ mengumpulkan makanan.
·   Dalam kelompok-kelompok tersebut terdapat pembagian tugas kerja. Laki-laki pada umumnya melakukan perburuan. Sementara itu, para wanita mengumpulkan bahan makanan seperti buah-buahan dan merawat anak. Mereka yang memilih dan meramu makanan yang akan di makan.
·   Hubungan antar anggota sangat erat, mereka bekerjasama untuk memenuhi kebutuhan hidup serta mempertahankan kelompok dari serangan kelompok lain ataupun dari binatang buas.
·   Populasi pertumbuhan penduduk sangat kecil karena situasi yang berat, dengan peralatan yang masih sanagat primitif membuat mereka tidak dapat selamat dari berbagai bahaya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS

Jenis-Jenis Manusia Purba


JENIS-JENIS MANUSIA PURBA DI INDONESIA


A. Kehidupan manusia Purba di Indonesia
Manusia Purba merupakan :
*     Jenis manusia yang hidup jauh sebelum ditemukan tulisan
*     Memiliki volume otak yang lebih kecil dari manusia modern
*     Manusia yang hidup berkelompok dan mengandalkan makanan dari buah-buahan dan binatang
*     Manusia yang hidupnya masih sederhana dengan alat-alat yang sederhana pula
Kehidupan manusia purba dapat diketahui melalui peninggalan berupa :
§  Fosil, merupakan sisa tulang belulang manusia, tumbuhan, hewan yang telah membatu.
§  Artefac, merupakan peralatan dan perlengkapan kehidupan manusia sebagai hasil dari kebudayaan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • Twitter
  • RSS